Cara Mengatasi Writer's Block

 

Materi ini disampaikan oleh Ditta Widya Utami, S.Pd., Gr. pada hari Jumat, 30 Juli 2021 Pukul 19.00-21.00 melalui whatsapp grup Kelas Belajar Menulis PGRI. Moderator acara ini adalah Ibu Maesaroh.

Seperti biasa, sebelum acara ini berlangsung, flyer kegiatan dan kata-kata motivasi telah dahulu disampaikan oleh admin grup. 

Saat saya membaca ajakan menulis ini, sebenarnya saya sudah merasa kalah duluan karena saya ketinggalan tiga (3) sesi resume materi dan rasanya mustahil dikejar karena kesibukan tahun ajaran baru yang membuat saya harus bekerja lebih cepat. Tugas baru saya sebagai walikelas di tingkat kelas 8, membuat saya harus save kontak, baik siswanya, juga orang tuanya. Dan ini harus dilakukan dalam waktu sesingkat mungkin karena pembelajaran daring segera dimulai. Tahun-tahun sebelumnya bahkan saya tidak save nomor kontak siswa sebelum saya benar-benar membutuhkannya. Selain itu, tahun ini saya ditugaskan sebagai guru mata pelajaran IPA kelas 8- yang biasanya di kelas 7-. Hal ini berdampak pada membuat administrasi pembelajaran yang baru. Juga tentang lomba karya tulis ilmiah Madrasah Young Reseach (MYRES 2021)siswa dimana saya menjadi pembimbingnya -deadline tanggal 30 Juli 2021-lumayan membebani. Ada lagi yaitu dalam manajemen data tugas, saya tidak ingin mengulang kejadian tahun lalu yang menerima tugas via whatsapp, tetapi ingin membangun manajemen kelas dalam Learning Management System (LMS) berbasis Moodle yang sudah disediakan oleh sekolah saya. 😖

Saya jadi teringat salah satu obrolan dengan Pak Trihartono, salah satu rekan guru, bahwa setiap hari itu pasti baru. Baru tantangannya, baru harapannya, baru keadaanya. Semua keadaan kita saat ini diciptakan terasa baru dari satu hari ke hari lainnya.

Itulah manusia, seorang makhluk yang dalam kendali Al Khaliq yang memiliki sifat Mukholafatu lil hawaditsi. Berbeda dengan yang baru dalam artian Allah SWT tidak dapat disamakan dengan makhluk-Nya bagaimana pun caranya. Logikanya, apabila Allah SWT dapat disamakan dengan makhluk-Nya, berarti Dia bagian yang baru (ada yang menciptakan) seperti makhluk lainnya. Allah SWT berbeda dengan makhluk-Nya baik dalam Dzat, Sifat, dan Af'al-Nya. 

Meresapi hal tersebut, saya menerima keadaan baru yang saya alami, baik dari sisi tugas, kesibukan dan dinamikanya. Tidak ada beban tanpa pundak. Tidaklah mungkin Allah SWT memberikan beban melebihi kemampuan hamba-Nya. Maka kita hanya diminta untuk berikhtiar seoptimal mungkin, memohon petunjuk dan pertolongan-Nya, dan bertawakkal pada-Nya. 

Bismillahirrahmanirrahim. Saya anggap menulis di blog saya ini adalah sebuah jalan relaksasi dari berbagai beban dan berharap kebaikan doa dari para pembaca yang budiman. 


Tantangan awal dari narasumber adalah menulis tentang gambar wayang kulit ini dalam waktu 15 menit.

Wayang Kulit

Salah satu budaya miliki Indonesia adalah wayang.
Sebagai aset bangsa, wayang kulit ini dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan asing untuk menikmati keunikan budaya kita.
Agar memiliki daya tarik wayang kulit mesti dimainkan seorang dalang.
Saat wayang kulit dimainkan akan menceritakan budaya, sejarah atau suasana politik  yang sementara terjadi.
Karena itu wayang ini harus dikendalikan seorang dalang yang memiliki banyak pengetahuan tentang budaya, sejarah maupun politik.
Dalangpun harus pandai berkomunikasi. (Nety Koi)

Wayang kulit
Shadow Puppet A shadow puppet, it is a traditional puppet show played by the dalang
It is a play of puppets with riveting stories and histories of ancient days.

the puppet is made of buffalos skin and designs artistically
it shows many characters and clothing art type
a traditional puppet in Indonesia
it plays behind the lights
and shows of moving shadows

Wayang Kulit thats how we use to call it
intriguing stories seems to alive by the dalang
stories with moral values taught within the society
stories that teach us to be better people. (Miss Phia)

Dewa Srani
Seorang Tokoh pewayangan,Beliau adalah anak dari yg Betari  Durgo dan Betoro Guru.
Dewa Srani mempunyai sifat yang tidak baik,yaitu menggoda istri dari Arjuna yang terkenal sebagai lelananging Jagat ( Orang paling bagus, baik dan berwibawa di Dunia)
Tetapi kelemahan dari Dewa Srani adalah tidak pernah menang  melawan Wisanggeni anak dari Arjuna. (Jenk Noer)

Arjuna Wayang Kulit

Wahai Arjuna 
Hingga terakhir namun tak berakhir pula
Permulaan itu telah menyisakan kisah
Bagai menempuh pelantaran
Bertahan dalam maya
Akan menjadi perumpamaan
Kisah angkara murka teredam
Telah menjadi cerita
Walau dalam sandiwara
Menjadi sebuah bewara
Sejatinya semua ujian semata (A. Sri)
Wayang kulit indah parasmu
Tak jemu ku memandangmu
Unik bentukmu 
Buatku selalu merindu

Wayang kulit jauh asalmu 
 Jawa Tengah asalmi
 Jawa Timurpun asalmu
Kau aset budaya bangsaku

Wayang kulit 
Banyak sekali pencinta dan pengagummu
Hingga rela habiskan waktu 
Menonton asyik pagelaranmu (Lia Yuflihah)

Melihat banyaknya anggota grup yang dapat menulis dari sebuah gambar, narasumber menganggap kami anggota grup 20 andal dalam mengatasi writer's block.
Wikipedia mengartikan writer's block sebagai keadaan saat penulis kehilangan kemampuan menulis atau tidak menemukan gagasan baru untuk tulisannya. Sulit fokus, tidak ada inspirasi menulis, menulis lebih lambat dari biasanya, atau merasa stres dan frustasi untuk menulis merupakan sebagian dari tanda-tanda kita terserang WB. Keadaan ini bisa menimpa penulis pemula maupun profesional. Karena writer's block umumnya tidak disebabkan oleh masalah komitmen/kompetensi menulis. 
Jawabannya tergantung seberapa cepat seorang penulis mampu mengatasi kondisi WB tersebut. Dengan kata lain, WB bisa terjadi dalam hitungan menit, jam, hari, bulan, bahkan bertahun-tahun. Pertanyaannya, mau sampai kapan kita biarkan WB ini berlangsung? Agar bisa mengatasi writer's block, langkah penting yang harus kita lakukan adalah mengetahui penyebabnya.

Dengan mengetahui penyebab, kita bisa lebih fokus mencari solusinya.

Penyebab writer's block mengacu pada kamus Oxford 


Mencoba metode/topik baru dalam menulis bisa jadi salah satu penyebab Writer's Block. Misal seperti tantangan kita di awal. Bagi penikmat seni wayang atau sejarah, mungkin tidak menemui kesulitan berarti saat harus menulis tentang wayang. Tapi, bagaimana dengan orang-orang yang tak pernah melihat pertunjukan wayang? Tidak tahu tentang tokoh-tokoh dalam wayang? Jika kita teguhkan komitmen, lalu mencari bahan bacaan tambahan, maka WB yang terbentuk bisa segera kita hancurkan.
Tak hanya topik baru, metode baru dalam menulis pun bisa membuat kita terserang WB. Misal jika kita terbiasa menulis karya tulis ilmiah. Kemudian diminta membuat puisi. Keduanya tentu memiliki metode penulisan yang berbeda. Bagi yang belum terbiasa, tentu akan mengalami kesulitan saat harus menulisnya. Pada kasus ini, mempelajari teknik dan banyak berlatih menulis merupakan solusi terbaik untuk meminimalkan dampak WB.
Otak dan tubuh kita bukan mesin, toh?

Stress, lelah fisik atau mental dapat pula menjadi Writer's Block. Maka ketika penat, beristirahatlah sejenak. Cari udara dan pemandangan segar. Rileks kan tubuh kita, mata kita, pikiran kita. Lakukan hal-hal yang membahagiakan. Refresh kembali hati dan pikiran kita sehingga kita bisa mendapat inspirasi baru.
Last but not least ...

Terlalu perfeksionis pun bisa menjadi penyebab kita sering terkena Writer's Block. Ada pepatah yang mengatakan perfectionism kills creativity. Perfeksionis itu dapat mematikan kreativitas. Saat menulis, orang yang perfeksionis mungkin akan berpikir apakah kalimatnya sudah tepat? Apakah ada kaitan dari paragraf satu ke paragraf lainnya? Atau ...
Ketika seseorang pernah sangat populer dengan tulisannya. Misal postingan di blog yang baca hingga ratusan bahkan ribuan. Mampu menerbitkan buku hingga best seller. Hal seperti ini pun bisa jadi terjebak dalam lingkup perfeksionis.
Tulisan sebelumnya laku di pasaran, yang sekarang tentu harus booming juga. Harus laku juga. Harus banyak yang baca juga. Kekhawatiran seperti itu justru bisa membuat Writer's Block terjadi lebih lama pada kita.
Jika ini terjadi, maka ...
ingatlah kembali alasan awal kita menulis. Tujuan kita menulis. Masa-masa saat kita merintis menjadi seorang penulis.

Tanya jawab yang cukup menarik perhatian saya adalah yang ini

Nama: Aneng Sri Mulyani Kab. Kuningan
Apakah Writer's Block  yang berkepanjangan dapat berakibat  buruk pada kesehatan ?

Bagaimana cara mengatasi supaya WB tidak terlalu lama dengan banyaknya aktifitas berfikir sehari-hari !
Bagi penulis sejati, tentu saja bisa berakibat buruk pada kesehatan. Ibarat pendaki yang kehilangan kaki. Penulis sejati (ia yang mencurahkan hidupnya dengan menulis, menjadikan menulis sebagai kebiasaan dan kebahagiaan, berbagi inspirasi dan motivasi dengan menulis) tentu akan sedih/stress bila tak bisa menulis.

Dalam dunia kesehatan tentu kita bisa sepakat bahwa stres bisa memicu banyak penyakit lainnya. Maag adalah salah satunya.

Mengatasi WB agar tidak terlalu lama dengan banyaknya aktivitas berpikir, salah satu yang bisa dicoba adalah gunakan golden Time saat menulis.

Tiap orang punya golden Time masing-masing. Ada yang fokus menulis sebelum tidur. Ada yang bisa fokus menulis saat menjelang matahari terbit.

Ada yang selalu mendapat inspirasi jika menulis sambil mendengarkan lagu, ada juga yang harus sepi hingga suara jangkrik pun terdengar.

Maka, ketahui golden Time kita, dan menulislah di saat itu untuk menghindari WB

Alhamdulillah, resume ke 9 ini selesai. Di pertemuan ini, saya mampu melawan writer's block saya, yaitu stress. lelah dan penat. Dari sekian kewajiban dan tugas-tugas saya, saya memilih menulis blog ini yang saya pikir sebagai semi diary sebagai kegiatan relaksasi saya. 😍







21 تعليقات

  1. Ini bukan cuma komplit tapi juga menarik. Mulai dari menceritakan kesibukan hingga menulis resume yang terstruktur. Mantaap

    ردحذف
  2. bu lina..bagus sekali tulisannya, blognya juga..

    ردحذف
  3. Paket KOMPLIT...KOOMPLIT..PLIT..
    bu LINA guru yang LUAR BIASA. Barokallah....barokallah

    ردحذف
  4. terima kasih sdh mengerjakan tugas resumenya dengan baik, semoga kelak menjadi buku yang bermutu.

    ردحذف
  5. Ayo bu tetap semangat. jadikan passion.. ttp luang kan waktu.. pasi bisa!!

    ردحذف
  6. Alhamdulillah ... Luar biasa sekali kesibukannya. Terima kasih telah menyempatkan diri menulis resume pertemuan hari ini. Semoga segala aktivitasnya lancar dan berkah.

    ردحذف
  7. Keren bun..semangat terus dan salam litersi

    ردحذف
  8. Sangat bagus bu, lengkap runtut dan jelas.

    Golden time setiap penulis memang berbeda ya bun

    ردحذف
  9. Sukses terus bu dgn segala aktifitas di sklh dan di kegiatan menulisnya... mantaapp...

    ردحذف

إرسال تعليق

أحدث أقدم